Dukungan Gatot Makin Banyak, NasDem: Mungkin Bisa Gabung Jokowi

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW (dok. TNI)

Beberapa waktu lalu lembaga survey SMRC merilis hasil survey bertema ‘Tahun Politik 2018: Kekuatan Partai Politik dan Calon Presiden’ dan salah satu hasilnya elektabilitas Jendral Purnawirawan Gatot Nurmantyo sebesar 0,8%.

Nilai tersebut terbilang kecil jika dibandingkan dengan elektabilitas Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto (Ketua Gerindra). Namun bukan berarti jumlah dukungan kepada Gatot berhenti disitu saja. Disinyalir jumlah dukungan kepada Gatot untuk maju pilpres 2019 terus bertambah, dan melihat fakta ini Partai Nasdem menyambut baik dan membuka peluang eks Panglima TNI itu bisa bergabung dengan petahana Presiden Joko Widodo.

“Ya semua serba mungkin-lah di politik. Mungkin nanti pada saatnya Pak Jokowi bisa dengan Pak Gatot,” kata Sekretaris Fraksi NasDem Syarif Alkadrie kepada wartawan, Jumat (6/4/2018).

“Atau kemungkinan tragis atau terburuk, ya tidak mendapatkan perahu,” imbuhnya.

Meski begitu Syarif juga mengingatkan bahwa syarat untuk dapat maju sebagai capres/cawapres adalah 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional. Seperti diatur dalam UU 7/2017 tentang Pemilu.

Meski begitu Syarif menjelaskan bahwa partai Nasdem enutup peluang mengusung Gatot sebagai capres di Pilpres 2019. Akan tetapi siapapun nantinya yang akan dipilih oleh Pak Jokowi sebagai cawapres Nasdem tidak mempersoalkan.

Rencananya hari ini jum’at (6/4/2018) Gatot akan dideklarasikan sebagai capres oleh para relawannya ‘Gatot Nurmantyo untuk Rakyat’ (GNR).

Related Post